Pages

Subscribe:

Sabtu, 18 Mei 2013

Asal Mula Salam Vulcan Spock Pada Film Star Trek




Salah satu hal yang paling populer pada film Star Trek ialah salam Vulcan yang dilakukan oleh Spock. Tahukah Anda dari mana salam itu berasal?

Salam Vulcan itu sebenarnya ide asli dari pemeran Spock, aktor Leonard Nimoy. Salam itu pertama kali muncul di edisi perdana musim kedua Star Trek berjudul Amok Time.

Dalam episode yang di release pada tahun 1967 itu, Spock kembali ke planet asalnya (Vulcan) setelah pergi dalam waktu yang lama.

"Saya mengusulkan kepada para sutradara, bahwa harus ada cara Vulcan menyapa satu sama lainnya, seperti yang dilakukan manusia saat berjabat tangan, cara militer memberi hormat, atau kebiasaan warga Asia untuk saling menunduk. Vulcan harus memiliki ritual," ujar Nimoy kala itu.

Nimoy mengaku, dia langsung mengangkat tangannya dengan gesture seperti itu secara alamiah untuk memberikan contoh.

"Ternyata usul saya diterima dan hal itu masuk ke dalam naskah," kenangnya sembari tertawa.

Di film Star Trek yang baru, Zachary Quinto yang mengambil peran Spock pada 2009 dan lagi untuk film Star Trek Into Darkness sempat kesulitan melakukan salam Vulcan.

Dia kemudian mengikat jari manis dan jari kelingkingnya dengan menggunakan karet dalam perjalanan menuju studio. Dia juga berlatih selama berbulan-bulan sebelum mulai syuting. Bahkan dia sempat mengelem jarinya agar bisa melakukan salam itu saat syuting.

Nimoy mengaku, mendapat ide salam Vulcan itu dari latar belakangnya sebagai penganut Yahudi.

Gesture itu digunakan saat pendeta Yahudi memberi berkat saat kebaktian. Para pendeta menggunakan gesture yang mirip dengan salam Vulcan itu, namun menggunakan dua tangan untuk memberkati umat. Gesture itu adalah bentuk dari kata Shin, yang berarti Tuhan.

"Saya melihatnya ketika saya masih kecil dan saya membawanya ke dalam Star Trek,"" aku Nimoy.

(",)v




Sumber : metrotvnews.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

“Hello friend, jika artikel di atas menarik menurut kamu, jangan lupa berikan sepatah dua patah kata komentarnya ya.”