Pages

Subscribe:

Kamis, 24 November 2011

Kebiasaan Yang Wajib Dihindari Oleh Para Pegguna Softlens

http://media.tanyadokteranda.com/images//2008/10/softlens.jpg

Dengan semakin meningkatnya pengguna lensa kontak (softlens), maka semakin meningkat pula jumlah penjualannya hari demi hari, terutama di Asia. Sayangnya, kepopuleran penggunaan softlens, tidak dibarengi dengan kebiasaan higienis para penggunanya.

Malas membersihkan softlens atau tidur dengan softlens yang masih terpasang, merupakan sedikit dari kebiasaan yang meningkatkan resiko iritasi dan infeksi yang terjadi pada mata.

Berikut ini adalah kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari, jika ingin menjaga kesehatan mata Anda :


Softlens sobek dan tertinggal di mata

Bila Anda tidur tanpa melepaskan softlens, esok paginya softlens akan sulit dibuka. Dan jika Anda memaksa untuk melepasnya, resikonya adalah sobek dan menyebabkan sisa sobekannya tertinggal di mata.

Hindari mengambil sisa robekan yang tertinggal, karena bisa melukai kornea mata Anda. Usahakan pergilah ke dokter mata, untuk melepasnya.



Mencuci soflens dengan air keran

Mikroorganisme Acanthamoeba bisa ditemukan di mana saja, termasuk di air keran. Parasit ini bisa menempel pada lensa kontak dan akan memicu infeksi mata yang parah, bahkan kebutaan, jika Anda sering mencuci lensa kontak memakai air keran.

Bila keadaan memaksa Anda tidak bisa menggunakan larutan garam (saline solution), gunakan air minum botolan yang disuling, bukan air mineral. Selain itu, gunakan softlens sekali pakai saat akan berenang.


Memakai lenska kontak melebihi masa kadaluarsa

Bila Anda sering memakai lensa kontak dengan masa pakai dua minggu untuk satu bulan, besar kemungkinan lensa kontak itu sudah mengandung bakteri. Semakin banyak bakteri yang terakumulasi, makin tinggi risikonya terkena infeksi.

Jika Anda terpaksa memakai lensa kontak melebihi masa pakai, upayakan agar tidak menggunakannya sampai lebih dari seminggu. Setelah melepasnya, rendam dalam larutan pembersih dan gosok selama 10 detik. Lalu bilas lagi dengan lebih banyak larutan, sebelum menyimpan dalam tempatnya.


Hanya merendamnya dalam larutan

Larutan disinfektan "no-rub" kini banyak dipilih para pengguna lensa kontak, karena dinilai lebih praktis. Padahal, dalam studi di tahun 2008 ditemukan dua wabah infeksi mata berat yang dikaitkan dengan penggunaan larutan tanpa gosok tersebut.

Bakteri, jamur, atau debu akan sulit dihilangkan dari permukaan lensa kontak, jika Anda tidak menggosoknya saat membersihkan. Demikian peringatan yang disampaikan para ahli dalam Journal of Optometry and Vision Science.

Deposit bakteri dan jamur pada lensa kontak ini akan menyebabkan alergi dan infeksi pada mata. Karena itu, tetaplah untuk gosok dan bilas, meski Anda menggunakan larutan "no rub".


Kesehatan pada mata Anda akan menjadi lebih berarti, apabila Anda menghindari kebiasaan-kebiasaan diatas dalam menggunakan softlens.

(",)v




Sumber : kompas.com Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Hello friend, jika artikel di atas menarik menurut kamu, jangan lupa berikan sepatah dua patah kata komentarnya ya.”

Lazada Indonesia