Pages

Subscribe:

Senin, 31 Oktober 2011

Fakta Berbahaya Jika Tidur Berlebihan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhDE6HoguUKy9uHCamnhJMe45dN9GrGFICmDvdTpqKcUb-QAR1mYvOQ6oU3mZ92eMt-W4OJ4TSNaxCwb0jh7EA0roK73Tv9RwcesgfGMH5U-n7ElovU5rfHVyyD-Ut_B8hNrPnZNHIn70/s320/xi_catSleep.jpg

Bagaimana tidur Anda hari ini? Menyenangkan? Merasa kurang atau berlebih? Sulit tidur (insomnia) memang tidak baik untuk kesehatan. Tapi, jika kelebihan tidur atau istilahnya oversleeping (hipersomnia), ternyata juga tidak baik untuk tubuh Anda.

Berikut ini penyebab seseorang terkena oversleeping atau hipersomnia :


1. Sleep Apnea

Jenis gangguan tidur dimana orang berhenti bernapas untuk sesaat ketika tidur dan dapat menyebabkan meningkatnya kebutuhan tidur, karena membuat siklus tidur normal terganggu. Penderita akan merasa lelah dan lemas, meski telah tidur selama 10 jam.

Gangguan pernapasan mulai terjadi, karena dinding tenggorokan cenderung berhenti beraktivitas, sementara individu sedang dalam kondisi bersantai (tidur). Akibatnya, aliran udara di dalam tubuh berhenti dan seketika individu tersebut terbangun untuk bernapas.


2. Narcolepsy

Masalah neurologis yang menyebabkan tidur berlebihan. Narcolepsy memengaruhi bagian otak yang mengontrol dan mengatur tidur. Penderita (narcolepsy) gagal untuk mengidentifikasi dan membedakan waktu tidur dengan waktu untuk tetap terjaga. Penderita dapat tertidur di mana saja dan kapan saja.


3. Stres dan Depresi

Dua hal ini memang harus dihindari, karena dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan jiwa, juga mental, tak terkecuali oversleeping.


4. Kelelahan

Kelelahan akibat bekerja terlalu keras, gangguan tidur, kehamilan, atau kekurangan tidur, merupakan salah satu penyebab utama oversleeping. Ketika merasa lelah, kamu cenderung memutuskan tidur lebih lama, bahkan lebih dari sembilan jam, untuk mencoba agar segar kembali.



Dan ini dampaknya bagi kesehatan :


1. Diabetes

Penelitian menunjukkan, orang yang tidur lebih dari sembilan jam tiap malam, beresiko 50 persen lebih besar terkena diabetes, dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam per malam. Penelitian juga menemukan, oversleeping dapat mengindikasikan gangguan medis yang meningkatkan kemungkinan pengaruh diabetes.


2. Obesitas

Penelitian menunjukkan, mereka yang tidur selama 9-10 jam tiap malam, 21 persen lebih mungkin mengalami obesitas, daripada mereka yang hanya tidur selama 7-8 jam.


3. Sakit Jantung

Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang tidur selama 9-11 jam tiap malam, 38 persen lebih mungkin terkena penyakit jantung koroner.


4. Sakit Kepala

Para peneliti meyakini, sakit kepala bisa merupakan efek dari oversleeping. Mereka yang tidur terlalu lama pada siang hari, sering mengalami gangguan ketika hendak tidur pada malam harinya, sehingga menyebabkan timbulnya sakit kepala pada keesokan hari.


5. Nyeri Punggung

Ketika kamu berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, sering kali timbul nyeri pada punggung. Orang yang menderita sakit punggung atau rentan terhadap sakit punggung pun, dianjurkan dokter untuk tetap aktif bergerak, tidak sering berbaring atau tiduran.


6. Yang Paling Parah : Kematian !

Beberapa penelitian menemukan, orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam, memiliki tingkat kematian lebih tinggi, daripada mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam per malam.

Para peneliti berspekulasi, depresi dan rendahnya status sosial ekonomi (juga dikaitkan dengan tidur lebih lama) dapat dihubungkan dengan meningkatnya mortalitas (kematian).



Cara mengatasi oversleeping :


1. Pilih nada atau suara alarm yang tepat. Memilih suara yang tepat penting, artinya untuk mengembalikan kamu ke realitas, bahkan dari tidur yang paling dalam.

2. Jangan tergoda untuk tidur ringan atau snooze setelah terbangun. Hindarilah penggunaan tombol snooze pada alarm, karena hanya akan mengacaukan jadwal alarm tidur kamu.

3. Pertahankan jadwal tidur secara teratur. Buatlah kebiasaan yang membuat tubuh kamu teratur untuk beristirahat dan kembali siap untuk beraktivitas pada hari berikutnya. Rencanakan program aktivitas, hingga larut hanya pada saat kamu bebas dari tenggat pada keesokan harinya.

4. Berkonsultasi dengan dokter. Temuilah dokter jika kamu mengalami gejala oversleeping kronis. Hal itu penting untuk mengetahui gangguan atau penyakit yang menyebabkan kamu mengalami oversleeping.


Bagaimanapun, semua tips diatas tidak akan berhasil dengan baik, apabila Anda tetap bertahan dengan satu-satunya penyebab yang paling berbahaya dari semua yang ada, yaitu : "Malas".

(",)v




Sumber : apakabardunia.com Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Hello friend, jika artikel di atas menarik menurut kamu, jangan lupa berikan sepatah dua patah kata komentarnya ya.”

Lazada Indonesia